Rocky Gerung Beri Nilai Bagus untuk Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Gesturnya di Istana Jadi Sorotan
Nasional

Rocky Gerung Beri Nilai Bagus untuk Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Gesturnya di Istana Jadi Sorotan

F
Fazlur Rahman 26 Oktober 2026 · 3 penayangan

JAKARTA – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan selama dua tahun. Penilaian tersebut disampaikan saat Rocky menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, dalam rangka memperingati dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Kehadiran Rocky di Istana menjadi salah satu perhatian di tengah agenda pemerintah mengevaluasi perjalanan pemerintahan selama dua tahun terakhir. Sidang Kabinet Paripurna tersebut menjadi momentum bagi Presiden Prabowo bersama jajaran menteri dan pejabat terkait untuk melihat kembali pelaksanaan program prioritas, capaian kebijakan, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi pemerintah.

Saat memberikan tanggapan mengenai kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, Rocky menyampaikan penilaian bagus. Pernyataan tersebut menunjukkan pandangan positifnya terhadap jalannya pemerintahan hingga memasuki tahun kedua. Meski demikian, dalam keterangan yang tersedia, Rocky tidak merinci indikator maupun kebijakan tertentu yang menjadi dasar penilaiannya.

Selain pernyataannya, gestur tangan Rocky turut menarik perhatian. Ia memperlihatkan gerakan menyilangkan ibu jari dan telunjuk, sebuah gestur yang menjadi bagian dari momen ketika dirinya memberikan respons mengenai pemerintahan Prabowo-Gibran. Gestur tersebut menambah perhatian terhadap kehadirannya di Istana pada agenda evaluasi dua tahun pemerintahan.

Penilaian Rocky muncul di tengah perhatian publik terhadap capaian pemerintahan Prabowo-Gibran sejak mulai menjalankan mandat kepemimpinan nasional. Dalam periode tersebut, pemerintah menghadapi tuntutan untuk merealisasikan program prioritas, menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan kebijakan yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dua tahun pemerintahan juga menjadi waktu yang relevan untuk melihat kesesuaian antara rencana kebijakan dan pelaksanaannya di lapangan. Berbagai program pemerintah perlu dinilai berdasarkan hasil yang terukur, efektivitas penggunaan anggaran, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, penilaian terhadap kinerja pemerintah dapat berbeda-beda, bergantung pada indikator yang digunakan dan aspek kebijakan yang menjadi perhatian.

Dalam konteks tersebut, pernyataan Rocky menjadi salah satu pandangan yang muncul dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, penilaian positif tersebut perlu dipahami sebagai pandangan yang disampaikannya, bukan sebagai kesimpulan dari evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kebijakan pemerintah.

Sidang Kabinet Paripurna di Istana menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam menandai perjalanan dua tahun kepemimpinan nasional. Momentum ini sekaligus membuka ruang bagi pembahasan mengenai capaian yang telah diraih, program yang masih berjalan, serta pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan pada periode berikutnya.

Penilaian Rocky terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menambah beragam respons yang muncul dalam evaluasi dua tahun kepemimpinan tersebut. Pada akhirnya, penilaian yang lebih komprehensif terhadap kinerja pemerintah tetap perlu mempertimbangkan realisasi program, data capaian, konsistensi pelaksanaan kebijakan, serta sejauh mana hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Topik

Memuat tag...