Gelombang Panas di Jerman Tewaskan Hampir 10.000 Orang, Rekor Tertinggi dalam Satu Dekade
Berita International

Gelombang Panas di Jerman Tewaskan Hampir 10.000 Orang, Rekor Tertinggi dalam Satu Dekade

D
Devi Sry Atmaja 04 Agustus 2026 · 3 penayangan

BERLIN – Gelombang panas yang melanda Jerman telah menelan korban jiwa hampir 10.000 orang, berdasarkan estimasi dari Robert Koch Institute (RKI). Jumlah kematian tersebut bahkan melebihi total keseluruhan kasus terkait panas sejak 2016, menjadikannya yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Data RKI memperkirakan terdapat 9.800 kasus kematian akibat gelombang panas antara awal April hingga 19 Juli 2026 di seluruh Jerman. Angka ini melampaui rekor tahunan sebelumnya yang tercatat sekitar 9.000 jiwa pada 2018.

Lebih dari 5.000 kasus kematian tahun ini berkaitan langsung dengan gelombang panas intens yang terjadi pada paruh kedua bulan Juni. Saat itu, suhu di sejumlah wilayah Jerman mendekati 42 derajat Celsius, menciptakan kondisi ekstrem yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Layanan iklim Copernicus milik Uni Eropa (UE) turut memperkuat data tersebut. Copernicus menyatakan bahwa suhu terpanas pada Juni 2026 menyentuh angka 40 derajat Celsius, menandai salah satu periode terpanas yang pernah tercatat di kawasan tersebut.

Lonjakan angka kematian ini menjadi peringatan keras mengenai dampak gelombang panas berkepanjangan terhadap kesehatan publik. Otoritas kesehatan Jerman dan lembaga Eropa terus memantau situasi serta mendorong penguatan langkah mitigasi, termasuk sistem peringatan dini dan perlindungan bagi lansia serta warga dengan kondisi kesehatan rentan.

Dengan angka kematian yang sudah mendekati 10.000 hanya dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, gelombang panas 2026 di Jerman dicatat sebagai salah satu peristiwa iklim paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Topik

Memuat tag...