Dua Ponsel Penumpang Terbakar di Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang, Kereta Sempat Dipenuhi Asap
Nasional

Dua Ponsel Penumpang Terbakar di Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang, Kereta Sempat Dipenuhi Asap

D
Devi Sry Atmaja 17 September 2026 · 3 penayangan

Insiden kebakaran dua unit ponsel terjadi di dalam Commuter Line No. 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang saat kereta berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2026) pagi. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di dalam rangkaian kereta setelah asap terlihat keluar dari tas milik salah seorang penumpang. Beruntung, petugas keamanan yang berada di lokasi bergerak cepat setelah mengetahui adanya tas yang mengeluarkan asap. Petugas segera mengamankan tas tersebut dan membantu pemiliknya keluar dari dalam kereta guna menghindari risiko yang lebih besar bagi penumpang lainnya.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa sumber asap berasal dari dua unit ponsel yang berada di dalam tas penumpang. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu perangkat diketahui sedang digunakan sebagai hotspot atau berbagi jaringan internet, sementara kedua ponsel tersebut disimpan secara bersamaan di dalam tas dalam kondisi aktif. Kondisi tersebut diduga menyebabkan peningkatan suhu secara berlebihan hingga memicu panas ekstrem pada perangkat. Akibatnya, kedua ponsel mengalami kerusakan dan terbakar, disertai keluarnya asap dari dalam tas yang kemudian menarik perhatian petugas dan penumpang di sekitar lokasi kejadian.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, insiden berhasil ditangani dengan cepat sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas juga memastikan situasi di dalam rangkaian kereta kembali aman setelah sumber asap berhasil diamankan. KAI Commuter mengapresiasi kesigapan petugas keamanan yang dengan cepat merespons kejadian tersebut. Tindakan cepat petugas dinilai berhasil mencegah potensi gangguan keselamatan yang lebih serius di dalam moda transportasi yang setiap hari melayani ratusan ribu penumpang di wilayah Jabodetabek.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan penggunaan perangkat elektronik selama perjalanan. Ponsel, power bank, maupun perangkat berbaterai lithium lainnya berpotensi mengalami peningkatan suhu apabila digunakan secara intensif dalam waktu lama, terutama jika disimpan di ruang tertutup dengan sirkulasi udara yang minim. KAI Commuter juga mengimbau penumpang untuk memastikan kondisi perangkat elektronik yang dibawa tetap aman selama perjalanan. Penumpang disarankan menghindari penggunaan perangkat yang mengalami kerusakan baterai, tidak menumpuk beberapa perangkat elektronik aktif dalam satu tempat tertutup, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Hingga insiden selesai ditangani, operasional perjalanan Commuter Line tetap berjalan dan tidak dilaporkan mengalami gangguan signifikan. Petugas terus melakukan pemantauan guna memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi kereta komuter.

Topik

Memuat tag...