Foto di Ponsel Pelaku Bongkar Lokasi Pembunuhan dan Mutilasi Istri Siri serta Anak di Madiun
Nasional

Foto di Ponsel Pelaku Bongkar Lokasi Pembunuhan dan Mutilasi Istri Siri serta Anak di Madiun

F
Fazlur Rahman 02 November 2026 · 3 penayangan

Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan dan anak berusia empat tahun di Kota Madiun, Jawa Timur. Tersangka Dwi Bagus Martono alias Bagus (40) diduga menyimpan dokumentasi foto yang memperlihatkan lokasi tempat dirinya melakukan kejahatan terhadap istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anaknya, AGF (4).

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap rangkaian peristiwa pembunuhan yang dilakukan tersangka. Foto-foto itu ditemukan di dalam ponsel milik Bagus saat penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti elektronik.

Dokumentasi tersebut mengarah pada area kebun di bagian belakang rumah pribadi tersangka yang berlokasi di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Lokasi itu diduga menjadi salah satu tempat terjadinya rangkaian tindakan keji terhadap kedua korban.

Ketua Tim Operasional Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Aipda Sigit Dwi Susanto alias Hellboy, mengatakan foto-foto tersebut diperoleh penyidik dari ponsel milik tersangka. Temuan itu kemudian menjadi bahan bagi petugas untuk menelusuri lebih jauh lokasi dan peristiwa yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Sigit menduga tersangka sengaja mengambil gambar di lokasi kejadian. Foto-foto itu diduga disimpan sebagai semacam pengingat bahwa di tempat tersebut dirinya telah melakukan tindak kejahatan.

Dugaan tersebut membuat temuan ponsel tersangka menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Sebab, dokumentasi digital dapat membantu penyidik mencocokkan keterangan tersangka dengan kondisi tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus menelusuri bagaimana rangkaian tindakan terhadap para korban dilakukan.

Dalam kasus ini, Bagus diduga melakukan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya dengan cara yang sangat keji. Kedua korban disebut mengalami mutilasi, kemudian bagian tubuhnya dibakar dan digiling. Cara tersebut menjadi salah satu aspek yang tengah didalami penyidik untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejahatan tersebut.

Lokasi kebun belakang rumah tersangka kini menjadi salah satu titik penting dalam pengungkapan kasus. Keberadaan foto di ponsel pelaku memberikan petunjuk tambahan bagi penyidik untuk mengidentifikasi area yang berkaitan dengan tindakan terhadap kedua korban.

Selain menelusuri dokumentasi digital, penyidik juga perlu mencocokkan temuan tersebut dengan hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara dan barang bukti lainnya. Langkah itu diperlukan agar setiap bagian dari rangkaian peristiwa dapat direkonstruksi secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses hukum.

Kasus pembunuhan terhadap Dini dan AGF ini menjadi perhatian luas karena melibatkan dua korban, termasuk seorang anak berusia empat tahun. Terungkapnya foto-foto dari ponsel tersangka menambah fakta baru dalam penyidikan, sekaligus membuka petunjuk mengenai lokasi yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan kejahatannya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami seluruh bukti dan keterangan yang berkaitan dengan kasus tersebut. Dokumentasi foto yang ditemukan di ponsel Bagus diharapkan dapat membantu mengungkap lebih jauh motif, kronologi, serta peran tersangka dalam peristiwa pembunuhan yang mengguncang masyarakat Madiun tersebut.

Topik

Memuat tag...