Sempat Ditutup akibat Kebakaran, Akses Wisata Penanjakan Gunung Bromo Kembali Dibuka
Nasional

Sempat Ditutup akibat Kebakaran, Akses Wisata Penanjakan Gunung Bromo Kembali Dibuka

F
Fazlur Rahman 26 Oktober 2026 · 2 penayangan

Akses wisata di kawasan Penanjakan, Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka untuk umum mulai Jumat (23/10/2026) pukul 01.00 WIB. Pembukaan ini menjadi kabar baik bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama Gunung Bromo dari salah satu titik pandang favorit setelah sebelumnya akses dibatasi akibat kebakaran.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memutuskan mencabut pembatasan tersebut setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi titik api di lokasi terdampak. Keputusan ini diambil berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil pemeriksaan petugas yang memastikan situasi memungkinkan untuk membuka kembali akses wisata.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan bahwa pembukaan kembali kawasan Penanjakan mempertimbangkan kondisi terkini di lokasi. Pemantauan dan pemeriksaan petugas menjadi bagian penting dalam menentukan apakah kawasan tersebut sudah dapat kembali dikunjungi wisatawan setelah terdampak kebakaran.

Keputusan resmi itu tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG.30/T.8/TU/HMS.01.07/B/10/2026 yang diterbitkan pada Kamis (22/10/2026). Melalui pengumuman tersebut, akses wisata di kawasan Penanjakan kembali dibuka mulai pukul 01.00 WIB pada hari berikutnya.

Kawasan Penanjakan yang kembali dibuka berada di wilayah administratif Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan untuk menyaksikan pemandangan Gunung Bromo, terutama saat matahari terbit. Dari titik pandang tersebut, pengunjung dapat menikmati bentang alam pegunungan dan panorama kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Dibukanya kembali akses wisata diharapkan dapat memulihkan aktivitas kunjungan di kawasan tersebut setelah pembatasan diberlakukan akibat kebakaran. Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan informasi resmi dari pengelola taman nasional mengenai kondisi kawasan, ketentuan kunjungan, serta kemungkinan adanya pembatasan apabila situasi di lapangan berubah.

Meski titik api dilaporkan sudah tidak ditemukan berdasarkan hasil pemantauan, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan. Kawasan taman nasional memiliki ekosistem yang perlu dijaga, sehingga kepatuhan pengunjung terhadap aturan dan arahan petugas menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan sekaligus kelestarian lingkungan.

Dengan dibukanya kembali seluruh akses wisata di Penanjakan, wisatawan kini dapat kembali merencanakan kunjungan ke salah satu destinasi unggulan di kawasan Gunung Bromo. Pengunjung disarankan memastikan informasi terbaru dari Balai Besar TNBTS sebelum berangkat agar perjalanan berlangsung aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Topik

Memuat tag...