Dua Korban Kembali Ditemukan di Dalam KM Virgo 8, Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter
Nasional

Dua Korban Kembali Ditemukan di Dalam KM Virgo 8, Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter

F
Fazlur Rahman 21 September 2026 · 3 penayangan

Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG)KM Virgo Transport 8

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan dua korban tersebut ditemukan dalam operasi penyelaman pada Senin pagi. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 09.04 WITA09.13 WITA

Penemuan tersebut menjadi perkembangan penting dalam operasi pencarian yang memasuki hari kesembilan. Setelah berhasil dievakuasi dari dalam badan kapal, kedua korban kemudian dibawa menggunakan Helikopter Basarnas HR-3601

Helikopter tersebut membawa kedua korban dan bertolak pada pukul 11.20 WITA

Kepala Basarnas Mohammad Syafii memastikan proses pencarian masih dilakukan secara maksimal. Menurutnya, penemuan dua korban tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur SAR yang terus berupaya menyisir badan kapal dan kawasan perairan tempat KM Virgo Transport 8 tenggelam.

Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan dan mengevakuasi para korban. Penemuan dua korban hari ini menjadi bagian dari kerja keras seluruh unsur SAR gabungan. Kami memastikan setiap korban yang ditemukan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur,

Proses identifikasi menjadi tahapan penting setelah korban berhasil dievakuasi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan

Penemuan dua korban pada Senin menambah jumlah korban meninggal yang telah berhasil ditemukan selama operasi pencarian. Berdasarkan pembaruan Basarnas hingga sekitar pukul 12.00 WITA, sebanyak 120 orang telah ditemukan108 orang selamat dan 12 orang meninggal dunia123 orang masih dalam pencarian

Angka tersebut terus diperbarui seiring keberhasilan tim menemukan korban di dalam bangkai kapal. Sehari sebelumnya, Minggu (20/9), penyelam BSG juga menemukan satu korban meninggal dunia di dalam badan kapal yang tenggelam. Korban tersebut ditemukan sekitar pukul 14.14 WITA dan kemudian dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya.

Pencarian korban di dalam kapal menjadi salah satu fokus utama setelah kondisi cuaca memungkinkan penyelam bekerja lebih jauh. Bangkai KM Virgo Transport 8 berada di dasar laut sehingga tim harus menghadapi kondisi bawah air yang penuh tantangan, mulai dari visibilitas yang terbatas hingga struktur kapal yang menyulitkan akses ke bagian tertentu.

Dalam operasi sebelumnya, tim penyelam harus bekerja dengan sangat hati-hati saat memasuki badan kapal. Kondisi kapal yang terbalik dan berada di kedalaman laut membuat proses pencarian membutuhkan perencanaan serta pengamanan berlapis demi keselamatan penyelam.

Operasi SAR juga melibatkan berbagai unsur dan sarana, baik dari laut maupun udara. Selain penyelam, sejumlah kapal dan unsur pendukung dikerahkan untuk mencari korban, mengevakuasi temuan, serta melakukan pemantauan di sekitar lokasi kecelakaan.

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi ketika kapal tersebut dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin

Besarnya jumlah penumpang membuat operasi pencarian menjadi salah satu operasi SAR maritim terbesar yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Keluarga korban dari berbagai daerah juga terus menanti kabar dari tim penyelamat, terutama mereka yang hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.

Bagi tim SAR, setiap penemuan korban menjadi petunjuk penting sekaligus tugas kemanusiaan yang harus segera ditindaklanjuti. Begitu ditemukan, korban langsung dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk proses identifikasi serta penanganan sesuai prosedur.

Sementara itu, operasi pencarian belum berhenti. Basarnas menyatakan penyisiran terhadap kapal dan kawasan sekitar masih dilanjutkan untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya. Tim akan terus memanfaatkan sarana yang tersedia, termasuk kemampuan penyelam khusus untuk menjangkau bagian-bagian kapal yang sebelumnya sulit diperiksa.

Penemuan dua korban pada Senin juga menunjukkan bahwa bangkai kapal masih menjadi lokasi penting dalam pencarian. Setelah sejumlah korban sebelumnya ditemukan di dalam kapal, penyelam kembali menyisir bagian interior secara bertahap untuk mencari kemungkinan korban lain yang masih berada di dalamnya.

Setelah proses identifikasi selesai, informasi mengenai identitas kedua korban akan disampaikan kepada pihak keluarga dan instansi terkait. Proses tersebut membutuhkan pencocokan data ante-mortem dan post-mortem agar identifikasi dapat dilakukan secara akurat.

Di sisi lain, 123 orang yang masih dinyatakan hilang membuat operasi SAR menghadapi tekanan besar. Tim tidak hanya dituntut memperluas pencarian, tetapi juga harus memastikan setiap proses penyelaman dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel.

Kecelakaan ini sekaligus memperlihatkan beratnya proses pencarian korban dalam insiden kapal yang tenggelam dalam kondisi terbalik. Setelah fase penyelamatan korban yang masih hidup, perhatian kini semakin besar diarahkan pada pencarian korban yang berada di dalam kapal maupun yang kemungkinan terbawa arus di sekitar lokasi.

Dengan dua korban kembali ditemukan pada Senin pagi, operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki fase yang semakin menentukan. Satu per satu korban terus dicari, sementara keluarga masih menunggu kabar yang dapat memberikan kepastian.

Basarnas menegaskan pencarian akan terus dilakukan dengan seluruh kemampuan yang tersedia. Hingga kini, 108 orang telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, 12 korban meninggal dunia telah ditemukan, dan 123 orang lainnya masih dicari

Dua korban yang ditemukan hari ini telah dievakuasi ke Banjarmasin untuk diidentifikasi. Sementara di bawah permukaan Laut Jawa, operasi pencarian masih berlanjut, dengan harapan semakin banyak korban dapat ditemukan dan proses penanganan tragedi KM Virgo Transport 8 segera memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menunggu.

Topik

Memuat tag...