Programming

Mahasiswa ITB Raih Juara 2 Nasional dengan Helm Pintar SADAR, Deteksi Mikrosleep Lewat IoT

F
Fazlur Rahman 15 Juni 2026 · 2 penayangan

Bandung – Tim mahasiswa iConic dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menyabet gelar juara kedua tingkat nasional kategori Scientific Paper pada Smart Safety Competition 2026. Prestasi ini diraih berkat inovasi mereka, SADAR Helmet, sebuah helm keselamatan pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi tanda-tanda awal kelelahan dan mikrosleep pada pengendara.

Kompetisi yang fokus pada inovasi keselamatan ini menjadi ajang bergengsi bagi para inovator muda Indonesia. SADAR Helmet hadir sebagai respons terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan, khususnya pada pengendara sepeda motor yang kerap melakukan perjalanan jauh.

“Helm ini dirancang untuk menjadi ‘teman sadar’ bagi pengendara. Dengan memantau kondisi fisik secara real-time, kita ingin mencegah kecelakaan sebelum terjadi,” ujar salah satu anggota tim iConic dalam keterangan resmi yang diterima media.

SADAR Helmet mengintegrasikan tiga sensor utama:

- Sensor detak jantung untuk memantau perubahan fisiologis yang mengindikasikan kantuk.

- Accelerometer dan gyroscope yang mendeteksi pola gerakan kepala tidak normal khas mikrosleep.

Ketika sistem mendeteksi tanda-tanda drowsiness, helm langsung mengaktivasi mekanisme peringatan berlapis: getaran pada area pelipis, peringatan suara, serta notifikasi digital yang dapat dikirim ke ponsel pengendara atau bahkan keluarga terdekat melalui aplikasi pendamping.

Teknologi IoT memungkinkan helm ini terhubung dengan ekosistem yang lebih luas, sehingga data perjalanan dan kondisi pengendara dapat dipantau secara aman dan real-time. Desain helm tetap ergonomis dan nyaman digunakan untuk perjalanan sehari-hari maupun perjalanan jauh.

Indonesia mencatat ribuan kecelakaan setiap tahun akibat pengendara yang mengantuk di jalan. Tim iConic berharap SADAR Helmet dapat menjadi solusi preventif yang terjangkau dan skalabel, terutama bagi para pengendara ojek online, sopir truk, dan pengguna sepeda motor di daerah pegunungan atau lintas provinsi.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan tim, tapi juga bukti bahwa mahasiswa ITB mampu menghasilkan solusi teknologi yang langsung menyentuh permasalahan masyarakat,” kata perwakilan tim.

Keberhasilan tim iConic di Smart Safety Competition 2026 diharapkan dapat membuka pintu kolaborasi dengan industri otomotif, perusahaan teknologi, serta pemerintah untuk memproduksi massal helm pintar ini di masa depan.

Dengan semangat inovasi dan kepedulian terhadap keselamatan, SADAR Helmet dari ITB tak hanya menjadi helm biasa, melainkan bentuk nyata komitmen generasi muda dalam menyelamatkan nyawa di jalan raya.

Topik

Memuat tag...