1,2 Juta Anggota Satlinmas Aspirasikan Insentif Tetap dan Jaminan Sosial, Dasco Memberi Respons Positif
Nasional

1,2 Juta Anggota Satlinmas Aspirasikan Insentif Tetap dan Jaminan Sosial, Dasco Memberi Respons Positif

D
Devi Sry Atmaja 22 Oktober 2026 · 2 penayangan

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Satuan Pelindungan Masyarakat Adhitya Yusma Perdana menyampaikan aspirasi kesejahteraan anggota Satlinmas. Aspirasi tersebut mewakili sekitar 1,2 juta personel Satlinmas dan Satgaslinmas di seluruh Indonesia. Penyampaian dilakukan melalui audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan digelar di Jakarta. Dalam audiensi itu, Adhitya mengusulkan pemberian insentif tetap bagi seluruh anggota. Besaran yang diajukan berkisar Rp250.000 hingga Rp500.000 per bulan. Dana diusulkan bersumber dari APBN yang dialokasikan melalui Kementerian Dalam Negeri atau transfer ke daerah lewat APBD maupun Dana Desa. Usulan ini bertujuan mengatasi kesenjangan kesejahteraan antardaerah.

Adhitya menjelaskan alasan di balik desakan insentif tetap. Ia menyebut masih terdapat kesenjangan di mana sebagian anggota sudah memperoleh insentif dari pemerintah daerah, sementara sebagian lainnya belum menerima penghasilan rutin. Insentif yang pasti diharapkan memberikan kepastian bagi seluruh personel. Penyaluran terstruktur menjadi kunci pemerataan. Selain insentif, Adhitya juga menyuarakan transformasi Satlinmas menjadi profesi resmi yang diakui pemerintah. Pengakuan formal tersebut diharapkan disertai standar kompetensi dan kepastian status. Ia mendorong adanya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia agar anggota memiliki keahlian sesuai tugas. Profesionalisme menjadi fokus penguatan ke depan.

Usulan ketiga yang disampaikan Adhitya berkaitan dengan perlindungan sosial. Ia meminta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi seluruh anggota secara nasional. Perlindungan melalui Asuransi Jasa Raharja juga ikut diusulkan. Jaminan sosial dinilai penting mengingat risiko tugas yang diemban di lapangan. Adhitya menekankan bahwa Satlinmas merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka menjaga ketenteraman dan ketertiban, membantu penanggulangan bencana, mendukung pengamanan pemilu, serta menjalankan siskamling. Peran strategis ini menjadi dasar kuat bagi perjuangan kesejahteraan. Pengakuan dan perlindungan sudah mendesak. Ia menambahkan peluang pemberdayaan anggota Satlinmas di luar tugas rutin. Menurutnya, Satlinmas layak diberdayakan menjadi petugas keamanan di lingkungan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga instansi pemerintah. 

“Para kepala daerah harus memiliki kepedulian yang tinggi kepada Satlinmas, salah satunya dengan memperhatikan insentif tetap, jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga seragam Satlinmas sesuai dengan Permendagri,” ujar Adhitya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyambut positif seluruh aspirasi yang disampaikan. Dalam kesempatan yang sama, Dasco langsung menghubungi Menteri Dalam Negeri sebagai bentuk dukungan. Langkah tersebut membuka ruang pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintahan. Aspirasi dari akar rumput mendapat perhatian serius. Dengan jumlah sekitar 1,2 juta anggota yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan, Satlinmas merupakan kekuatan besar di tingkat lokal. Kesenjangan kesejahteraan antardaerah selama ini menjadi persoalan yang disorot Adhitya. Insentif tetap dari APBN diharapkan menjadi solusi pemerataan. Jaminan BPJS dan transformasi profesi melengkapi upaya penguatan.

Adhitya juga menyampaikan rencana mendorong sertifikasi kompetensi bagi anggota yang memiliki keahlian tertentu. Sertifikasi mengacu pada tugas pokok dan fungsi sesuai Permendagri Nomor 26 Tahun 2020. Langkah ini sejalan dengan usulan transformasi menjadi profesi resmi. Peningkatan kapasitas individu diharapkan memperkuat kinerja kelembagaan. Audiensi dengan Dasco dihadiri jajaran DPP Aslinmas. Kehadiran para pimpinan menunjukkan komitmen organisasi dalam memperjuangkan anggota. Aspirasi yang disampaikan Adhitya bersifat komprehensif, mencakup kesejahteraan, pengakuan, dan perlindungan. Tindak lanjut pemerintah dan DPR kini dinanti.

Dukungan pimpinan DPR diharapkan mempercepat pembahasan di tingkat kementerian. Mekanisme pendanaan, besaran anggaran, dan implementasi di daerah masih memerlukan koordinasi lebih lanjut. Namun, langkah awal sudah terbuka melalui audiensi tersebut. Anggota Satlinmas menaruh harapan pada perubahan kebijakan. Perjuangan yang disuarakan Adhitya mencerminkan kebutuhan nyata di tingkat akar rumput. Satlinmas yang selama ini bertugas menjaga keamanan lingkungan layak mendapatkan perhatian serius. Insentif, BPJS, dan pengakuan profesi menjadi tiga pilar utama yang diperjuangkan. Semangat membangun dari desa menjadi landasan usulan tersebut.

Adhitya berharap tahun depan seluruh personel Satlinmas di Indonesia dapat lebih sejahtera. Aspirasi yang disampaikan menjadi titik awal bagi perbaikan nasib anggota. Pengakuan sebagai profesi resmi sekaligus jaminan sosial akan meningkatkan martabat dan kinerja mereka. Implementasi yang merata di seluruh daerah menjadi tujuan akhir.

Topik

Memuat tag...