Satpam dan Pengemudi Alphard Bundaran HI Damai Setelah Mediasi Polisi, Proses Hukum Tetap Berlanjut
Perselisihan antara petugas keamanan proyek Fiktor Harefa dan pengemudi Toyota Alphard yang sempat memicu keributan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, berakhir dengan damai. Mediasi yang difasilitasi Polsek Metro Menteng berhasil menyatukan kedua belah pihak dalam semangat kekeluargaan pada Jumat (24/7/2026).
Meski telah mencapai kesepakatan damai, pengemudi Alphard beserta dua penumpangnya tetap harus menjalani proses hukum. Ketiganya, yang diketahui merupakan personel Polda Jawa Barat, akan diperiksa secara etik dan dikenakan sanksi administratif atas dugaan pelanggaran lalu lintas serta sikap arogan selama insiden.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Ronald Arnold Rondonuwu menyatakan, mediasi berlangsung selama kurang lebih enam jam, mulai dari sore hingga malam hari.
“Telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak saling memaafkan dan mengakui kesalahan masing-masing,” ujar AKBP Braiel, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, suasana mediasi berjalan kondusif. Fiktor Harefa selaku petugas keamanan dan pihak pengemudi Alphard akhirnya sepakat menutup permasalahan secara pribadi. Namun, penanganan kasus secara institusional tetap berlanjut sesuai prosedur.
Polisi masih mendalami dua aspek utama. Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya menangani dugaan pelanggaran lalu lintas, termasuk penerobosan lampu merah di kawasan Bundaran HI dan penggunaan pelat nomor kendaraan yang diduga tidak sesuai ketentuan. Sementara **Subbid Propam Polda Jawa Barat** akan memproses pemeriksaan etik terhadap ketiga personel tersebut terkait dugaan tindakan tidak pantas saat berhadapan dengan petugas keamanan.
Insiden ini bermula ketika Fiktor Harefa menegur pengemudi Alphard yang diduga melanggar aturan lalu lintas. Teguran tersebut memicu ketegangan yang sempat memanas sebelum akhirnya melibatkan pihak kepolisian untuk melakukan mediasi.
Keputusan untuk tetap melanjutkan proses hukum meski ada damai menunjukkan komitmen Polri dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu, sekaligus memberikan ruang penyelesaian secara kekeluargaan bagi pihak yang bersengketa.
Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak belum memberikan keterangan lebih lanjut kepada media. Polsek Metro Menteng dan Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua proses berjalan transparan dan akuntabel.

