Football

Jepang Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Tim Asia Pertama Lolos ke Babak 16 Besar

F
Fazlur Rahman 27 Juni 2026 · 2 penayangan

Dengan semangat Samurai yang tak tergoyahkan, Tim Nasional Jepang resmi menjadi wakil Asia pertama yang melaju ke babak 32 besar (16 besar) Piala Dunia 2026. Kepastian itu diraih setelah skuad asuhan Hajime Moriyasu bermain imbang 1-1 melawan Swedia dalam laga dramatis penutup Grup F di Dallas, Jumat (26 Juni 2026) waktu setempat.

Hasil seri tersebut cukup bagi Jepang untuk mengunci posisi runner-up Grup F dengan koleksi 5 poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang. Di atas mereka, Belanda memimpin grup dengan 7 poin. Yang paling membanggakan, Jepang berhasil melewati fase grup tanpa sekali pun menelan kekalahan — rekor unbeaten yang menjadi yang pertama sejak Piala Dunia 2002, serta yang pertama kali mereka catat di tanah asing.

Performa konsisten Samurai Biru di turnamen kali ini semakin istimewa mengingat persaingan ketat antar-wakil Asia. Korea Selatan sempat berada di ambang sejarah sebagai tim Asia pertama yang lolos. Namun, harapan tersebut pupus setelah Taegeuk Warriors kalah tipis 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A. Tim asuhan Hong Myung-bo pun harus puas di peringkat ketiga dan angkat koper lebih awal.

Sebagai runner-up Grup F, Jepang kini dijadwalkan menghadapi raksasa Amerika Selatan, Brasil, di babak 32 besar pada 30 Juni mendatang. Pertemuan ini mempertemukan juara Grup C (Brasil) dengan runner-up Grup F sesuai bracket turnamen.

Laga ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah rematch dari uji coba Oktober lalu di Stadion Ajinomoto, Jepang. Saat itu, Jepang sukses menciptakan kejutan dunia dengan melakukan comeback epik. Tertinggal 0-2 lebih dulu, Samurai Biru bangkit dan membalikkan kedudukan menjadi 3-2. Kemenangan dramatis tersebut sempat mengguncang komunitas sepak bola global dan menjadi bukti nyata evolusi sepak bola Jepang.

Secara ranking FIFA, Brasil masih unggul jauh dengan menduduki peringkat ke-6 dunia, sedangkan Jepang berada di posisi ke-17. Namun, tren positif Jepang di Piala Dunia kali ini membuat mereka datang dengan kepercayaan diri meluap-luap. Disiplin taktik, kecepatan serangan balik, dan mentalitas juang tinggi yang menjadi ciri khas tim asuhan Moriyasu diyakini bisa kembali merepotkan Selecao.

Prestasi Jepang bukan hanya milik satu negara. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh benua Asia yang terus berjuang mengejar ketertinggalan dari kekuatan tradisional Eropa dan Amerika Selatan. Dengan gaya bermain modern, pengembangan talenta berbasis akademi yang kuat, dan taktik cerdas, Jepang kembali membuktikan bahwa tim Asia mampu bersaing di level tertinggi.

Pelatih Hajime Moriyasu dan para pemainnya kini menjadi pusat perhatian. Apakah mereka mampu mengulangi keajaiban comeback seperti di Ajinomoto? Ataukah Brasil, dengan segala pengalaman dan bintangnya, akan membalas dendam di panggung Piala Dunia?

Satu hal yang pasti: pada 30 Juni nanti, dunia akan menyaksikan salah satu laga paling menarik di babak gugur awal. Jepang bukan lagi tim kejutan sesaat. Mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.

Topik

Memuat tag...